Kwarda Jatim Salurkan Seragam Pramuka untuk Pelajar Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

fathorrosy
3 Min Read
Penyerahan seragam Pramuka oleh Kwarda Jatim untuk pelajar terdampak banjir di Aceh Tamiang

In – Sebanyak 725 setel seragam Pramuka disalurkan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (5/5/2026). Bantuan ini merupakan tahap kedua dari program tanggap bencana yang menyasar tiga sekolah terdampak banjir pada akhir tahun 2025.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Pemkab Aceh Tamiang dan diterima secara simbolis oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Armia Fahmi, M.H., beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah. Hadir pula perwakilan Kwarda Jatim, yakni Wakil Ketua Bidang Abdimas, Humas, dan Lingkungan Hidup, Kak Dr. H. Akhmad Jazuli, S.H., M.Si., Ketua Brigade Penolong 13 Kwarda Jatim, Kak Amin Fauzi, serta staf Achmat Maskurochman.

Bantuan seragam didistribusikan ke SMPN 1 Tamiang Hulu, SMPN 4 Tamiang Hulu, dan SMPN Kejuruan Muda. Ketiga sekolah tersebut mengalami kerusakan fasilitas dan kehilangan perlengkapan belajar siswa akibat banjir besar pada November 2025.

Wakil Ketua Kwarda Jatim, Kak Akhmad Jazuli, menyatakan bahwa bantuan ini bersumber dari Bumbung Kemanusiaan Pramuka Jawa Timur, yaitu dana himpunan anggota Pramuka se-Jawa Timur. “Bantuan ini wujud nyata pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma. Seragam dipilih karena menjadi kebutuhan mendesak siswa yang kehilangan perlengkapan akibat banjir, sekaligus membantu memulihkan kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Ketua Brigade Penolong 13, Kak Amin Fauzi, berharap bantuan ini dapat memotivasi siswa tetap semangat belajar meski pernah mengalami musibah.

Para kepala sekolah penerima bantuan menyampaikan rasa syukur. Kepala SMPN 3 Kejuruan Muda mengungkapkan bahwa hampir seluruh fasilitas sekolah rusak akibat banjir, namun proses belajar tetap diupayakan berjalan. Wagiri, Kepala SMPN 1 Tamiang Hulu, juga mengucapkan terima kasih atas manfaat bantuan seragam bagi peserta didiknya.

Salah satu siswa penerima, Tazkia Rodiana, anggota Pramuka SMPN 1 Tamiang Hulu, mengaku seragamnya hanyut saat banjir. “Bantuan ini sangat berarti. Terima kasih kepada kakak-kakak Pramuka Jawa Timur,” katanya.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.Kl., menegaskan bahwa aksi kemanusiaan merupakan komitmen berkelanjutan Pramuka Jatim. “Melalui Bumbung Kemanusiaan, kami menanamkan empati dan gotong royong. Seragam ini simbol semangat dan harapan agar siswa bangkit meraih cita-cita,” ujarnya.

Penyaluran bantuan tahap kedua ini merupakan rangkaian dari agenda Visitasi Kepemimpinan Nasional Tahun 2026 peserta PKN II yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, pada tahap pertama, Kwarda Jatim telah menyalurkan dana Rp201.500.000 melalui Kwarda Gerakan Pramuka Aceh untuk respons darurat bencana.

Share This Article