UNESA Gandeng KKG 01 Kota Sumenep Gelar PKM, Kadisdik Beri Apresiasi

alibanunkalim
3 Min Read
Foto Moh Iksan, M. T. ( Kadisdik Sumenep )

In — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pendampingan Guru dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi untuk Meningkatkan Kecerdasan Logis Matematis Siswa SD di Kabupaten Sumenep,” di salah satu hotel di Kota Sumenep, Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) 01 Kecamatan Kota Sumenep ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, M.T., yang hadir sebagai Keynote Speaker.

Dalam sambutannya, Moh. Iksan menyampaikan apresiasi atas inisiatif UNESA yang menghadirkan program pendampingan bagi guru sekolah dasar. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas guru menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui pembelajaran yang kontekstual.

“Guru memang harus mampu menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa. Potensi budaya lokal, seperti keris, serta kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi sumber belajar yang menarik sekaligus membangun karakter peserta didik. Kami mengapresiasi UNESA yang terus menghadirkan inovasi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Moh. Iksan.

Ketua Tim PKM, Prof. Dr. Wiryanto, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan materi kepada peserta, tetapi juga membekali guru dengan kemampuan menyusun perangkat pembelajaran berbasis budaya lokal dan literasi ekologi yang dapat diterapkan secara langsung di kelas.

“Pembelajaran akan lebih bermakna ketika siswa belajar dari lingkungan dan budayanya sendiri. Keris bukan hanya warisan budaya, tetapi juga memiliki nilai filosofis, matematis, historis, dan karakter yang dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

Ketua KKG 01 Kecamatan Kota Sumenep, Ali Harsojo, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi angin segar bagi para guru dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Guru membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar mampu menghasilkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan karakteristik peserta didik.

Kegiatan PKM ini diikuti oleh 20 guru sekolah dasar dari berbagai sekolah di Kecamatan Kota Sumenep. Hadir sebagai narasumber, H. Ibnu Hajar, M.Pd., K.H. K.M. Musthafa, MA, dan Ike Yuli Mestika Dewi, M.Pd.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis potensi lokal. Pendekatan tersebut tidak hanya mendukung peningkatan kompetensi guru, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam melestarikan budaya keris, menumbuhkan literasi ekologi, serta meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa sekolah dasar.

Share This Article