In – Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Universitas PGRI (UPI) Sumenep secara resmi membuka kegiatan Latihan Kader Muda (LAKMUD) Istimewa 2026 pada Kamis malam, (21/5/2026) pukul 19.00 WIB, bertempat di MWC NU Lenteng, Kabupaten Sumenep.
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran pengurus MWC NU Lenteng, Pengurus PC IPNU-IPPNU Sumenep.
Ketua PKPT IPNU UPI Sumenep, Moh Ali Banun Kalim, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kaderisasi IPNU IPPNU di lingkungan perguruan tinggi Kabupaten Sumenep.
“Ini adalah LAKMUD pertama PKPT IPNU IPPNU UPI Sumenep yang digelar dan LAKMUD pertama PKPT di Kabupaten Sumenep. Program ini merupakan terobosan kepengurusan kami untuk meningkatkan kualitas anggota. Saya harap pengkaderan berjalan maksimal sehingga melahirkan kader yang berkualitas,” ujarnya.
Ketua PC IPPNU Sumenep, Putri Ramadani, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Saya ucapkan selamat atas terlaksananya LAKMUD Istimewa ini. Semoga berjalan maksimal sesuai tema besar dan menjadi langkah awal lahirnya kader-kader hebat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris MWC NU Lenteng, Syukron, menyatakan rasa bangganya karena wilayahnya dipercaya sebagai tuan rumah. “Saya sangat senang menjadi tuan rumah. Selamat berproses, semoga menjadi kader yang militan. Inilah yang dinamakan kaderisasi berjenjang dari banom bawah. Saya harap kalian bisa menjaga nama besar NU di masa mendatang,” ungkapnya.
Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Perjuangan yang bertujuan membakar semangat pemuda serta meningkatkan wawasan kader dalam berorganisasi dan berkhidmat kepada bangsa dan Nahdlatul Ulama.
Seminar ini menghadirkan tiga pemateri, yakni Muhri (Ketua Komisi III DPRD Sumenep), Moh Fauzi (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPI Sumenep), dan Musyfiqur Rohman (Ketua PAC Ansor Lenteng).
Melalui LAKMUD Istimewa 2026, PKPT IPNU IPPNU UPI Sumenep berharap mampu melahirkan kader-kader muda yang militan, progresif, dan tetap menjaga nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama di masa depan.
