Dukung KMD bagi Guru di Sapeken, SKK Migas-KEI Raih Penghargaan dari Kwarcab Sumenep

fathorrosy
4 Min Read
Penyerahan penghargaan oleh Kwarcab Sumenep kepada SKK Migas-KEI

In – Kwarcab Pramuka Sumenep menyerahkan penghargaan kepada SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam Apel Akbar Hari Pramuka ke-65 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (10/9/2026). Penghargaan diberikan karena SKK Migas-KEI dinilai aktif mendorong pendidikan kepramukaan, terutama melalui Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi guru dan pembina Pramuka di Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menyerahkan langsung penghargaan tersebut. Menurutnya, peran KKKS itu memperlihatkan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda di wilayah kepulauan.

Ketua Kwarcab Pramuka Sumenep Wahyu Kurniawan mengatakan, KMD yang digelar bersama SKK Migas-KEI telah menambah jumlah pembina Pramuka di Sumenep. “KMD ini menambah tenaga pembina Pramuka. Dampaknya, upaya memajukan Gerakan Pramuka di Sumenep bisa berjalan lebih optimal,” kata Wahyu.

Wahyu menyebut keterlibatan perusahaan migas dalam kegiatan kepramukaan di kepulauan sebagai terobosan. Menurut dia, SKK Migas-KEI tidak hanya menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui pendidikan kepramukaan.

“Kontribusi ini nyata bagi masyarakat Kepulauan Sapeken. SKK Migas-KEI adalah satu-satunya pengusaha migas yang menginisiasi KMD bagi guru di kepulauan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kwarcab Pramuka Sumenep akan membahas kembali keberlanjutan program itu. Alasannya, kebutuhan pembina Pramuka di Sumenep masih tinggi.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas-KEI. Menurutnya, sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Sumenep, KEI telah menunjukkan kepedulian konkret terhadap pendidikan.

“Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada KEI yang telah mendukung Gerakan Pramuka di Kepulauan Sapeken. Semoga bermanfaat bagi para guru di sana,” ujar Imam Hasyim.

Ia berharap kontribusi itu tidak berhenti pada satu program. “Ke depan, kami berharap KKKS lain yang beraktivitas di Sumenep juga ikut berkontribusi untuk Pramuka,” tuturnya.

Dari pihak perusahaan, Vice President Human Capital and Support KEI Iman Santoso menyatakan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia juga berterima kasih kepada Pemkab Sumenep, Kwarcab Pramuka, dan para guru di sekitar wilayah operasi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi baru bagi KEI untuk merealisasikan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang tepat sasaran. Kami bersyukur karena aktivitas kami dipantau dan dirasakan langsung oleh para pemangku kepentingan,” ujar Iman.

Menurut Iman, apresiasi itu memperkuat komitmen perusahaan untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat kepulauan. “Atas nama manajemen, kami sangat berterima kasih atas dukungan kepada SKK Migas-KEI,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan menegaskan, penyiapan kapasitas pendidik di wilayah terluar merupakan bagian dari tanggung jawab sosial industri hulu migas. Ia menilai pembangunan SDM di kepulauan membutuhkan strategi khusus karena tantangan geografis.

“Dukungan SKK Migas dan KEI melalui KMD bagi guru di Pagerungan Besar adalah komitmen nyata untuk memastikan pemerataan akses peningkatan kapasitas pendidik,” ujar Anggono.

Ia menambahkan, industri hulu migas berprinsip tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar wilayah operasi. Karena itu, operasional hulu migas di daerah diarahkan untuk memperkuat kapasitas SDM lokal, termasuk melalui pembentukan karakter tenaga pendidik.

Sebagai informasi, KMD yang diselenggarakan Kwarcab Pramuka Sumenep bersama SKK Migas-KEI berlangsung di Pagerungan Besar pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan itu melibatkan sejumlah tenaga pendidikan Gugus Depan (Gudep).

Share This Article