Wasev Sterad Tinjau Program Bakti TNI AD di Sumenep, Pastikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

fathorrosy
3 Min Read
Peninjauan hasil program Bakti TNI AD du Sumenep oleh Ketua Tim Wasev, Letkol Inf Alex Sandri

In — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) turun langsung ke Kabupaten Sumenep untuk meninjau hasil pelaksanaan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh sasaran fisik yang telah rampung 100 persen benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat di wilayah sasaran.

Peninjauan yang berlangsung Jumat (21/8/2026) ini menyasar sejumlah infrastruktur penting di Kecamatan Bluto, meliputi sumur bor, jembatan armco, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Ketiga sasaran tersebut telah dinyatakan selesai dikerjakan secara keseluruhan.

Tim Wasev Sterad dipimpin langsung oleh Letkol Inf Alex Sandri, S.Hub., didampingi Mayor Czi Erlan Yulianto dan Serka Dj. Pranata. Sementara dari jajaran Kodim 0827/Sumenep, rombongan didampingi oleh Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi yang mewakili Dandim 0827/Sumenep, staf teritorial Kodim 0827/Sumenep, Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Mendung Melas Hari Sudarsono, serta para Babinsa di wilayah setempat.

Ketua Tim Wasev, Letkol Inf Alex Sandri, menegaskan bahwa peninjauan yang dilakukan tidak semata-mata untuk melihat pekerjaan yang telah selesai. Lebih dari itu, tim ingin memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan warga dan memberikan dampak nyata di lapangan.

“Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan sasaran fisik telah selesai dengan baik. Yang menjadi perhatian utama kami adalah hasilnya bisa dipakai dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Letkol Inf Alex Sandri di sela-sela peninjauan.

Ia menjelaskan bahwa setiap sasaran pembangunan memiliki manfaat yang berbeda bagi warga. Karena itu, kualitas pekerjaan dan keberlanjutan pemanfaatannya menjadi bagian penting dalam proses evaluasi.

“Setiap sasaran memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Sumur bor berkaitan langsung dengan ketersediaan air bersih bagi warga, jembatan armco menyangkut akses mobilitas masyarakat, sementara RTLH menyentuh langsung kebutuhan mendasar akan tempat tinggal yang layak. Semua program ini harus memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi menambahkan bahwa seluruh sasaran yang ditinjau telah dikerjakan secara tuntas dan diarahkan untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah tersebut.

“Pekerjaan memang sudah rampung 100 persen, tetapi tanggung jawab kami tidak berhenti setelah pembangunan selesai. Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Mayor Cpl Suwandi.

Peninjauan yang dilakukan Tim Wasev Sterad ini menjadi bagian penting untuk memastikan Program Bakti TNI AD tidak hanya berhenti pada capaian fisik semata. Lebih dari itu, program ini diharapkan benar-benar menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah sasaran, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura sendiri merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kebutuhan dasar masyarakat di daerah, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat secara langsung.

Share This Article