In — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Multimedia Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) menggelar RUMPI DESAIN Volume II di Gedung INKADHA Blok B, Sabtu (10/10/2026). Mengusung tema “Swasembada Desain: Investasi Kreativitas, Inspirasi Tanpa Batas”, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa INKADHA dan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumenep. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pengembangan kapasitas mahasiswa dalam membangun karakter desain, mengasah kreativitas, dan menciptakan karya yang memiliki ciri khas tersendiri.
Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars INKADHA, prakata panitia, sambutan, serta doa bersama. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi desain grafis sebagai upaya memperluas wawasan dan keterampilan peserta di bidang desain.
Ketua Umum UKM Multimedia INKADHA, Muhajir, menegaskan bahwa penyelenggaraan RUMPI DESAIN merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan ruang belajar yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan kemahasiswaan tidak seharusnya berhenti pada agenda formalitas, tetapi perlu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan kreativitas.
“Kami di UKM Multimedia tidak akan pernah lelah mengadakan kegiatan kemahasiswaan seperti ini. Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan benar-benar menjadi wadah bagi mahasiswa INKADHA untuk berkembang,” ungkap Muhajir.
Ia menjelaskan, konsep swasembada desain mengandung semangat kemandirian dalam menghasilkan karya. Mahasiswa didorong untuk tidak sekadar mengikuti perkembangan tren atau bergantung pada templat yang tersedia, tetapi mampu membangun karakter visual dan identitas kreatif berdasarkan gagasan mereka sendiri.
Senada dengan hal tersebut, Presiden Mahasiswa INKADHA, Maulana Wildan, mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi sebagai peluang untuk terus belajar, beradaptasi, dan melahirkan inovasi.
Ia menilai, mahasiswa perlu memiliki kemauan untuk memperbarui pengetahuan dan meningkatkan keterampilan agar mampu menjawab perubahan zaman. Kemampuan yang dimiliki saat ini, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkembang.
“Mahasiswa tidak boleh berhenti belajar dan merasa cukup dengan kemampuan yang dimiliki hari ini. Dunia terus berkembang, teknologi terus berubah, dan kita harus mampu beradaptasi. Jangan hanya menjadi penonton atau sekadar mengikuti tren, tetapi jadilah generasi yang berani menciptakan karya dan menghadirkan gagasan baru,” tegas Wildan.
Lebih lanjut, Wildan menekankan bahwa kreativitas membutuhkan keberanian untuk memulai serta konsistensi dalam menjalani proses. Mahasiswa tidak harus menunggu hingga menguasai seluruh keterampilan untuk menghasilkan karya. Sebaliknya, kemauan mencoba, kesediaan belajar dari kesalahan, dan kesungguhan mengembangkan kemampuan menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi.
Wildan kemudian secara resmi membuka RUMPI DESAIN Volume II. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi ruang pembelajaran berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengasah keterampilan, bertukar gagasan, dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat.
Melalui RUMPI DESAIN Volume II, UKM Multimedia INKADHA berupaya menanamkan semangat kemandirian dan keberanian berkreasi di kalangan mahasiswa. Semangat tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi kreatif yang tidak hanya mengikuti arus perkembangan desain, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan inovasi, memperkuat identitas karya, dan menghadirkan inspirasi melalui kreativitas tanpa batas.
