Media Expo 2026 Digelar di Sumenep, Budaya Lokal dan UMKM Jadi Sorotan

alibanunkalim
6 Min Read
Tampak Dr. Lia Istifhama, S.Sos.I., M.E.I. (Anggota DPR RI)

In – Media Expo 2026 resmi dibuka di Kabupaten Sumenep, Selasa (27/10/2026) malam. Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep ini menjadi wadah kolaborasi untuk mempromosikan kebudayaan, kesenian, kreativitas anak muda, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Acara tersebut diinisiasi oleh tiga perusahaan media, yakni KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com. Pembukaannya dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama, S.Sos.I., M.E.I.; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin yang mewakili Gubernur Jawa Timur; serta Staf Ahli Bupati Sumenep Dedy Falahuddin yang hadir mewakili Bupati Sumenep.

Hadir pula perwakilan Petrogas Jatim Utama, Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi, perwakilan Bakorwil IV Pamekasan, Kepala BPSDM Sumenep Ir. Benny Irawan, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar H. Hairul Fajar, Direktur Utama RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, Kepala UPP PLN Sumenep Achmad Suaidi, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Inisiatif Perdana Insan Media

Penyelenggara Media Expo 2026, M. Rifqiyadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif perdana insan media yang digelar di Jawa Timur. Ia berharap penyelenggaraan ini menjadi awal dari agenda kolaboratif yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Menurut Rifqiyadi, peran media tidak semestinya hanya terbatas pada produksi dan penyebaran informasi. Media juga memiliki peluang untuk berkontribusi langsung terhadap pengembangan potensi daerah, pemberdayaan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi lokal.

“Sebagai kegiatan perdana, Media Expo ini menjadi awal dari dicetuskannya sebuah agenda yang kami harapkan bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan, Selasa (27/10/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi tiga media tersebut akan terus diarahkan pada berbagai terobosan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan usaha lokal dan pelestarian kebudayaan.

“Kolaborasi tiga media ini akan terus melakukan inovasi, tidak hanya dalam karya jurnalistik, tetapi juga mendukung UMKM agar tumbuh, kreativitas pemuda muncul, kesenian terawat, dan kebudayaan tetap terjaga,” ujarnya.

Rifqiyadi menegaskan bahwa Media Expo dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki, sekaligus membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan promosi produknya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pelaksanaan perdana masih memerlukan evaluasi, termasuk penyempurnaan konsep agar kegiatan serupa pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih meriah dan memberikan dampak yang lebih luas.

Pihak penyelenggara pun berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep agar Media Expo dapat berkembang menjadi agenda rutin dalam memeriahkan hari jadi kedua daerah tersebut.

Diskominfo Jatim Apresiasi Kolaborasi Media

Sementara itu, Kepala Diskominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin mengapresiasi inisiatif tiga perusahaan media yang berkolaborasi menghadirkan Media Expo 2026.

Menurutnya, kontribusi media dapat melampaui aktivitas jurnalistik dengan mengambil bagian dalam memahami kebutuhan masyarakat, mendukung pembangunan, serta memperkenalkan potensi daerah melalui berbagai kegiatan kreatif.

Ia menilai, Media Expo menjadi salah satu bentuk keterlibatan insan media dalam mempertemukan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas seni, dan berbagai elemen lainnya dalam satu ruang kolaborasi.

Sherlita juga menyoroti kekayaan budaya Kabupaten Sumenep yang menjadi bagian penting dari identitas Madura dan Jawa Timur. Salah satu potensi yang dinilai menonjol ialah kerajinan keris, termasuk keterampilan para empu serta pengrajin warangka atau sarung keris yang hasil karyanya dikenal hingga tingkat nasional dan mancanegara.

Menurutnya, kekayaan tersebut perlu terus diperkenalkan melalui kegiatan kreatif agar tradisi lokal tetap lestari sekaligus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Ia berharap KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com terus menghadirkan gagasan inovatif untuk mendukung promosi kebudayaan, pengembangan kesenian, serta pengenalan kreativitas masyarakat Sumenep.

“Melalui kegiatan Media Expo 2026 ini, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur – Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, kami akan terus mendukung kegiatan expo semacam ini yang melibatkan berbagai elemen, menyatu dalam kebersamaan dan keberagaman,” ujarnya.

Sherlita turut menyampaikan apresiasi kepada tiga media penggagas yang telah mengambil bagian dalam memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur melalui penyelenggaraan Media Expo 2026.

Jadi Ruang Promosi Potensi Lokal

Media Expo 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kerja sama antara insan media, pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas seni, dan generasi muda di Kabupaten Sumenep.

Melalui kegiatan ini, produk lokal diharapkan memperoleh ruang promosi yang lebih luas, sementara kesenian dan kebudayaan daerah semakin dikenal serta mendapat kesempatan untuk terus berkembang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Sherlita Ratna Dewi Agustin bersama Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi mengunjungi sejumlah stan UMKM.

Kunjungan tersebut diiringi alunan musik tong-tong Lendhu Sagara dan penampilan Tarian Maharaja di panggung utama kegiatan.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, Media Expo diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga tumbuh sebagai ruang pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, terutama dalam pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.

Share This Article