PAC IPNU IPPNU Saronggi Gelar Kompetisi Patriot Muda, Hidupkan Nilai Kepahlawanan.

alibanunkalim
3 Min Read
Foto Peserta Kompetisi Patriot Muda PAC IPNU IPPNU Saronggi yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Saronggi.

In – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kecamatan Saronggi menggelar Kompetisi Patriot Muda se-Kabupaten Sumenep dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Kecamatan Saronggi.

Tema utama ialah “Pemuda Berdaya, Khidmat Nyata, Indonesia Jaya”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (20/8/2026) ini menghadirkan lomba baca puisi tingkat SMA/SMK sederajat sebagai wadah bagi pelajar, santri, serta kader IPNU-IPPNU untuk mengembangkan potensi, keberanian, dan kecintaan terhadap bangsa.

Antusiasme peserta terlihat kuat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Para peserta tampil membawa karakter dan interpretasi masing-masing dalam membawakan karya puisi, tidak sekadar membaca teks, tetapi juga menghadirkan penghayatan, artikulasi, gestur, serta ekspresi yang mampu menghidupkan pesan perjuangan dan nilai-nilai kebangsaan di hadapan dewan juri.

Kompetisi ini menjadi semakin bermakna karena peserta tidak hanya ditantang menunjukkan kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga diajak memahami kembali arti kemerdekaan melalui karya sastra yang mengangkat nilai perjuangan, keteladanan, dan kecintaan terhadap tanah air.

Ketua Panitia Kompetisi Patriot Muda, Moh. Alif Febriansyah, menyatakan bahwa tema kegiatan tersebut menjadi pesan penting bagi generasi muda agar tidak berhenti pada semangat seremonial dalam memperingati kemerdekaan.

“Pemuda berdaya adalah pemuda yang mampu mengembangkan potensinya. Khidmat nyata berarti keberadaan pemuda harus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Dari sanalah kita berharap lahir generasi yang mampu membawa Indonesia semakin berjaya,” ujarnya.

Kompetisi ini mempertandingkan lomba baca puisi dengan beberapa pilihan karya, di antaranya Akulah Darahmu karya D. Zawawi Imron, Peringatan karya Widji Tukul, dan Karawang-Bekasi karya Chairil Anwar. Penilaian meliputi aspek penghayatan, performa dan artikulasi, penampilan dan gestur, adab, serta kerapian busana.

Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 22 Agustus 2026, dengan para juara memperoleh piagam, trofi, dan uang pembinaan, sementara seluruh peserta mendapatkan e-sertifikat partisipasi.

Ketua PAC IPNU Saronggi, Maulana Magu Fidallahu, menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar perlombaan.

“Kompetisi Patriot Muda ini bukan sekadar perlombaan saja, melainkan sebagai ruang bagi kader-kader IPNU-IPPNU untuk berani tampil, berani berproses, dan berani membuktikan bahwasannya kita sebagai kader muda mampu untuk berkarya,” ujarnya.

Melalui Kompetisi Patriot Muda, PAC IPNU-IPPNU Saronggi berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah perlombaan, tetapi menjadi pemantik lahirnya lebih banyak pemuda yang berani berkarya, siap mengabdi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Indonesia.

Share This Article