IPK Tinggi Tak Jamin Kesiapan Kerja, Romli Dorong Lulusan Teknik UTM Ciptakan Lapangan Kerja

fathorrosy
2 Min Read
Muhammad Romli

In – Komisaris PT Sumekar, Muhammad Romli, menegaskan bahwa tingginya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tidak menjadi jaminan bagi lulusan perguruan tinggi untuk siap terjun ke dunia kerja. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara pembekalan yudisium Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang digelar pada Rabu (1/4/2026).

Menurut Romli yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Sumekar (Perseroda), keberhasilan di dunia profesional tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik. Ia menekankan bahwa dunia kerja saat ini membutuhkan individu yang mampu beradaptasi, memiliki keterampilan mumpuni, serta kompeten dalam menyelesaikan masalah.

“IPK itu penting, tapi bukan segalanya. Dunia kerja butuh orang yang bisa beradaptasi, punya keterampilan, dan mampu menyelesaikan masalah,” ujar Romli di hadapan ratusan peserta yudisium.

Ia menjelaskan, tantangan yang dihadapi para lulusan kian kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga harus dibekali kemampuan praktis serta pola pikir yang kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Romli juga menyoroti besarnya peluang di sektor ekonomi kreatif. Ia menilai sektor tersebut mampu menjadi solusi alternatif di tengah ketatnya persaingan lapangan kerja. Generasi muda, lanjutnya, memiliki potensi besar untuk mengembangkan ide-ide inovatif menjadi peluang usaha yang nyata.

“Ekonomi kreatif ini peluang besar. Anak muda sekarang punya akses teknologi, tinggal bagaimana dimanfaatkan untuk menciptakan sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para lulusan agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja. Romli mendorong perubahan pola pikir mahasiswa untuk mulai berani menjadi pencipta lapangan kerja.

“Jangan hanya berpikir bagaimana diterima kerja, tapi bagaimana bisa membuka lapangan kerja. Itu yang lebih penting,” tegasnya.

Melalui pembekalan ini, Romli berharap para lulusan Fakultas Teknik UTM mampu memiliki kesiapan yang lebih matang, baik dalam memasuki dunia kerja maupun dalam membangun usaha secara mandiri, guna menghadapi dinamika ekonomi saat ini.

Share This Article