Aspal Pokir DPRD Sumenep Hancur dalam Sebulan, BINKN Desak Inspektorat dan Kejaksaan Usut Tuntas

fathorrosy
2 Min Read
Aspal Pokir DPRD Sumenep Hancur dalam Sebulan, BINKN Desak Inspektorat dan Kejaksaan Usut Tuntas (Ilustrasi)

In — Proyek pengaspalan jalan di Dusun Langger, Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, menyita perhatian publik. Pasalnya, kualitas pekerjaan yang disebut-sebut bersumber dari pokok-pikiran (Pokir) anggota DPRD Sumenep Daerah Pemilihan (Dapil) IV berinisial “E” ini dinilai sangat mengecewakan. Pengerjaan yang belum genap sebulan, jalanan justru sudah tampak rusak parah.

Kondisi ini memicu kemarahan warga. Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Pengerjaan proyeknya belum sampai satu bulan, kondisinya sudah hancur. Dan kalau tidak salah, ini milik anggota DPRD Sumenep,” ujarnya. Selain kualitas material yang dipertanyakan, ketiadaan prasasti atau papan informasi proyek di lokasi juga menyulitkan masyarakat mengetahui nilai anggaran dan kontraktor pelaksana.

Sorotan tajam datang dari Barisan Intelektual Kebijakan (BINKN) . Sekretaris Jenderal BINKN, Ach. Zubaidi, meminta aparat penegak hukum segera bertindak tegas. “Kami meminta Inspektorat Kabupaten Sumenep dan Kejaksaan Negeri Sumenep untuk segera memeriksa anggota dewan yang bersangkutan dan turut memeriksa dinas terkait. Ini menyangkut dugaan penyimpangan penggunaan anggaran dan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai standar,” tegasnya, Rabu (17/6/2026).

Zubaidi menambahkan, temuan di lapangan menunjukkan adanya dugaan kelalaian yang merugikan keuangan negara. “Proyek ini bersumber dari Pokir DPRD yang merupakan uang rakyat. Jika kualitasnya seperti ini, uang negara tidak tepat sasaran. Kami mendorong aparat untuk mengusut tuntas,” jelasnya.

Sikap legislator berinisial “E” justru dinilai kontraproduktif. Saat awak media berupaya melakukan konfirmasi, nomor kontak wartawan justru diblokir. Tindakan ini dinilai menghambat fungsi pers dan melanggar semangat keterbukaan informasi publik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban resmi dari yang bersangkutan.

Share This Article