In – Kepulauan Raas, kabupaten Sumenep menjadi salah satu wilayah yang merasakan langsung dampak program infrastruktur TNI AD. Lima titik sumur bor yang dibangun Kodim 0827/Sumenep turut diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto bersama 3.000 sumber air bersih lainnya secara virtual, Kamis (13/8/2026).
Acara peresmian berlangsung dari Pondok Pesantren Kasyfudduja, Desa Brakas, Kecamatan Raas. Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada hadir mendampingi Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Raas, pengasuh pesantren, serta para santri dan santriwati dalam kegiatan yang digelar serentak tersebut.
Selain sumber air bersih, Presiden Prabowo juga meresmikan 3.395 jembatan hasil kolaborasi TNI dan Polri yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Kamis, 13 Agustus 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan 3.395 jembatan TNI dan Polri, serta 3.000 sumber air bersih TNI AD yang telah dibangun untuk kepentingan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya yang disiarkan langsung melalui Sekretariat Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI dan Polri yang terus menghadirkan pembangunan langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, langkah ini mencerminkan semangat gotong royong dan kemandirian bangsa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Di Kepulauan Raas, program ini memiliki makna strategis. Ketersediaan air bersih selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di wilayah kepulauan, sehingga kehadiran sumur bor diharapkan dapat menjawab kebutuhan dasar warga.
Kelima sumur bor yang dibangun Kodim 0827/Sumenep menyasar lokasi-lokasi strategis. Mulai dari Pondok Pesantren Kasyfudduja di Desa Brakas, Desa Poteran, Desa Karang Nangka, Pondok Pesantren Sirojul Akhyar, hingga area persawahan di Desa Alas Malang.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menjelaskan, pembangunan sumur bor ini bukan sekadar proyek fisik. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan dan perawatan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Harapan kami, lima titik sumur bor ini bisa benar-benar dimanfaatkan dan dirawat bersama. Airnya bukan hanya untuk kebutuhan pesantren dan warga, tetapi juga bisa menunjang pertanian. Ini bentuk kehadiran TNI AD untuk membantu masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan,” ungkap Letkol Inf Citra Persada saat dikonfirmasi.
Peresmian tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan. Wilayah kepulauan dan pelosok negeri juga menjadi perhatian serius melalui pembangunan akses penghubung dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Bagi warga Raas, hadirnya lima sumur bor diharapkan menjadi solusi nyata. Tidak hanya mempermudah akses air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan di pesantren dan produktivitas sektor pertanian setempat.
Program ini menjadi bukti komitmen TNI AD untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat. Melalui pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung hingga ke wilayah kepulauan, TNI AD menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kesejahteraan rakyat di seluruh penjuru tanah air.
