Mahasiswa P2M UNIA dan UTM bersama RSKKA UNAIR, Berikan Layanan Kesehatan bagi Warga Lobuk

alibanunkalim
2 Min Read
Foto Mahasiswa P2M UNIA dan UTM bersama RSKKA UNAIR saat memberikan Layanan Kesehatan bagi Warga Lobuk

In – Sebanyak 200 warga Desa Lobuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang digelar di kawasan Pantai Matahari, Rabu (15/07/2026). Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat dari Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga (RSKKA) Universitas Airlangga Surabaya.

Panitia pelaksana menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan akses kesehatan bagi masyarakat pesisir.

“Kami ingin memastikan warga mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan tanpa terkendala biaya dan jarak,” ujar salah satu perwakilan tim RSKKA.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa peserta Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien Prenduan turut ambil bagian. Mereka bergabung dengan mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura untuk mengatur alur pelayanan, mendampingi pasien, dan menertibkan antrean.

Ketua tim P2M UNIA Prenduan menjelaskan bahwa peran mahasiswa tidak hanya teknis, tetapi juga kultural. Ia menambahkan, peran ini sangat penting untuk menjaga akurasi diagnosis dan efektivitas konsultasi.

“Kami membantu menerjemahkan keluhan warga yang disampaikan dalam bahasa Madura ke bahasa Indonesia agar dokter dari RSKKA bisa memahami dengan tepat,” katanya.

Seorang warga bernama Samsul (50) mengaku terbantu dengan adanya mahasiswa pendamping. “Saya jadi lebih percaya diri menjelaskan sakit saya karena dibantu diterjemahkan,” ujarnya.

Koordinator kegiatan dari RSKKA juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa UNIA. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi seperti ini memperkuat capaian program di lapangan.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengasah empati, komunikasi lintas budaya, dan kerja sama antarinstitusi. Para mahasiswa berharap sinergi serupa terus berlanjut demi peningkatan layanan sosial dan kesehatan di wilayah pesisir Madura.

Share This Article