In – Ketua Umum Persatuan Mahasiswa KIP (PERMASKIP) INKADHA Sumenep, Moh. Ali Mansur, menegaskan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam mengatur waktu, baik untuk kepentingan akademik maupun nonakademik.
Pernyataan itu disampaikan Ali Mansur saat memberikan sambutan dalam kajian rutin PERMASKIP Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Sumenep yang digelar di Ruangan Blok A Lantai Satu, Sabtu (18/04/26).
Menurut Ali Mansur, mahasiswa dituntut cerdas membagi waktu karena tugas kuliah dan kegiatan organisasi sama-sama penting untuk dijalani secara beriringan. Ia mengingatkan agar setiap tugas mata kuliah segera dikerjakan begitu ada waktu luang, sehingga tidak mengganggu aktivitas lain.
“Jika ada waktu, langsung kerjakan. Jangan sampai merembet ke kegiatan lain, termasuk organisasi,” ujarnya.
Ali Mansur juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu senggang untuk menyelesaikan tugas perkuliahan. Dengan demikian, kata dia, tidak akan ada sistem kebut semalam yang pada akhirnya masuk dalam kategori manajemen waktu penting dan mendesak.
“Jangan karena kita tidak bisa mengatur waktu, malah membuat tugas menjadi penting dan mendesak,” tegasnya.
Ia meminta seluruh mahasiswa yang hadir untuk menghindari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan. Sifat tersebut, menurutnya, dapat berakibat fatal karena membuat seseorang kewalahan saat dikejar tenggat waktu.
“Kalian harus menghindari sifat menunda-nunda dari sekarang, karena efeknya sangat fatal,” ucapnya.
Ali Mansur menambahkan, dampak buruk dari kebiasaan menunda dan buruknya manajemen waktu akan terasa saat mahasiswa memasuki masa penyusunan proposal dan skripsi.
“Kalian akan merasakannya sendiri jika tetap memelihara sifat menunda-nunda dan minus dalam mengatur waktu,” pungkasnya.
