Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Sumenep Imbau Warga Hindari Pelayaran

fathorrosy
2 Min Read
Gambar hanya Ilustrasi

In – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Trunojoyo Sumenep mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Peringatan ini dikeluarkan setelah pemantauan menunjukkan dinamika atmosfer yang signifikan, termasuk kemunculan bibit siklon di selatan Indonesia.

Kepala BMKG Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, menjelaskan bahwa adanya bibit siklon di wilayah Papua sempat mengubah pola angin. Kini, angin baratan kembali aktif dan mengganggu kondisi cuaca di wilayah Madura.

“Ada potensi perkembangan menjadi siklon tropis di bawah wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya bagian barat, yang mengakibatkan cuaca ekstrem. Untuk itu, masyarakat diimbau tidak melakukan perjalanan laut dalam beberapa hari ke depan,” tegas Ari, Kamis (22/1/2026).

Imbauan tersebut langsung direspons oleh operator pelayaran. PT Dharma Dwipa Utama menghentikan sementara rute menuju Kepulauan Sapudi dan Raas, termasuk transportasi kapal jangkar.

Manager Cabang PT Dharma Dwipa Utama, Maman Surachman, menyatakan bahwa penghentian operasi telah dilakukan sejak 9 Januari 2024 demi keselamatan awak kapal dan penumpang.

“Aktivitas pelayaran dihentikan sesuai surat edaran BMKG tentang cuaca ekstrem. Cuaca seperti ini memang sering terjadi setiap empat tahun sekali. Kami akan beroperasi kembali setelah kondisi normal,” jelas Maman.

Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Masyarakat diharapkan mematuhi imbauan dan memperbarui informasi perjalanan laut melalui kanal resmi BMKG dan penyedia jasa transportasi.

Share This Article