Tragis! Pelajar Tewas di Jalan Raya Gapura, Terpental Usai Hilang Kendali dan Terserempet Minibus

fathorrosy
2 Min Read
Personil Satlantas Polres Sumenep saat melakukan Gelar Olah TKP

In – Kecelakaan maut kembali merenggut nyawa warga Sumenep, Senin (9/2/2026) pagi. Seorang pelajar atau mahasiswa tewas di tempat kejadian setelah sepeda motornya diduga hilang kendali dan kemudian terserempet mobil minibus di Jalan Raya Gapura.

Insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Raya Gapura, tepatnya di Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep. Laporan pertama masuk ke pihak berwenang sekitar setengah jam kemudian, pukul 08.00 WIB.

Korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Sugianto (20), warga asli Desa Parsanga. Berdasarkan data yang dihimpun, pemuda kelahiran 15 Mei 2005 itu masih berstatus pelajar atau mahasiswa. Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam bernopol M 6850 XG.

Sementara pengemudi mobil minibus Isuzu oranye bernopol M 7613 HB adalah Poneman (55), seorang sopir asal Kabupaten Bangkalan.

Berdasarkan keterangan Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai Sugianto melaju dari arah timur menuju barat. Dari arah berlawanan, melaju minibus Isuzu yang dikemudikan Poneman.

“Diduga SUGIANTO selaku pengemudi sepeda motor pada saat melaju dari arah timur ke barat kemudian hilang kendali dan terjatuh di badan jalan sebelah selatan,” ungkap AKP Widiarti.

Akibat jatuh, korban terpental ke sisi jalan yang berlawanan. “Korban terpental ke badan jalan sebelah utara dan terbentur dengan Mobil Mini Bus Isuzu yang melintas,” lanjutnya menjelaskan kronologi.

Benturan hebat itu membuat Sugianto tewas seketika di lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Sumenep untuk proses lebih lanjut.

Selain korban jiwa, insiden ini mengakibatkan kerugian material. Kerusakan pada minibus Isuzu ditaksir mencapai Rp500 ribu, sementara kerusakan pada sepeda motor Honda Vario sekitar Rp100 ribu.

Polisi telah menghimpun keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi, di antaranya Ahmad Rofiq (warga Surabaya) dan Abd Rasid (seorang PNS asal Kecamatan Gapura, Sumenep).

“Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang untuk proses lebih lanjut,” tegas AKP Widiarti menutup pernyataannya.

Share This Article