In – Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Universitas PGRI (UPI) Sumenep tahun ini menuai respons positif dari sejumlah sekolah mitra. Kebijakan baru terkait pembatasan jumlah mahasiswa dinilai menjadi faktor utama meningkatnya efektivitas pendampingan di lapangan.
Tahun ini, UPI Sumenep memberlakukan kebijakan baru dengan membatasi jumlah mahasiswa PPL maksimal tujuh orang di setiap sekolah. Langkah tersebut disebut memudahkan pihak sekolah dalam mengatur pembagian tugas serta penempatan mahasiswa di masing-masing kelas.
Guru Pamong PPL di SDN Pangarangan V, A. Khoesno Shovie, mengungkapkan bahwa pengurangan jumlah mahasiswa sangat membantu proses pendampingan. Menurutnya, dengan formasi terbatas, mahasiswa lebih mudah dialokasikan ke enam rombongan belajar (rombel) yang tersedia.
“Pembatasan ini membuat distribusi tugas lebih efektif. Sekolah tidak kewalahan mengatur jadwal, dan mahasiswa bisa lebih fokus,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Lebih lanjut, Khoesno menambahkan bahwa mahasiswa PPL tahun ini memiliki keunggulan di bidang teknologi informasi dan penguasaan metode pembelajaran berbasis gamifikasi. Hal itu dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa.
“Mereka membawa semangat baru. Kemampuan IT-nya dekat dengan anak-anak SD, sehingga pembelajaran tidak monoton,” ungkapnya.
Senada disampaikan Kepala SDN Lobuk I, Suhandi. Ia menilai antusiasme mahasiswa selama menjalankan program PPL sangat tinggi. Dengan jumlah mahasiswa yang hanya tujuh orang, mereka dinilai lebih leluasa dalam proses belajar-mengajar di kelas.
“Mungkin karena jumlahnya pas dengan rombel yang ada, jadi mereka bisa lebih leluasa. Anak-anak juga tampak antusias,” tuturnya.
Suhandi juga mengapresiasi langkah UPI Sumenep yang menggandeng berbagai dinas terkait dalam pelaksanaan PPL tahun ini melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen kampus dalam membangun sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas praktik lapangan mahasiswa.
“Ini bukti keseriusan kampus. Kami berharap SDN Lobuk I tetap menjadi mitra UPI Sumenep di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.
Dengan respons positif dari sekolah mitra, UPI Sumenep optimistis skema baru PPL ini dapat terus dikembangkan guna mencetak calon pendidik yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
