Mahasiswa KKN UNIJA Dampingi Pelaku UMKM di Lenteng Timur, Mulai dari Desain Logo hingga Urus NIB

fathorrosy
2 Min Read
Pengurusan Legalitas Produk UMKM desa Lenteng Timur, didampingi langsung oleh Mahasiswa KKN UNIJA

In – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Lenteng Timur, kabupaten Sumenep mendapatkan angin segar. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja (UNIJA) menggelar program pendampingan terpadu yang mencakup penguatan pemasaran digital, penciptaan identitas merek, hingga pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret mahasiswa untuk mendongkrak daya saing ekonomi warga desa.

Program unggulan tersebut dijalankan dengan pendekatan pendampingan langsung di lokasi usaha. Mahasiswa tidak hanya memberikan teori, tetapi juga turun tangan memperkenalkan produk UMKM ke platform pemasaran yang lebih efektif dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kami sadar bahwa banyak pelaku UMKM di sini memiliki produk berkualitas, namun terkendala dalam hal promosi dan legalitas. Karena itu, kami merancang program yang tidak hanya membantu menjual produk, tetapi juga membangun fondasi usaha yang kuat,” ujar Ketua Kelompok dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).

Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah pembuatan desain logo dan banner usaha yang profesional. Identitas visual ini disesuaikan dengan karakteristik masing-masing produk, sehingga diharapkan dapat menciptakan citra usaha yang lebih kuat dan mudah diingat oleh konsumen. Dengan tampilan yang lebih menarik, UMKM setempat pun diharapkan mampu bersaing di era ekonomi digital.

Selain branding, mahasiswa KKN juga memfasilitasi pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Menurut para mahasiswa, legalitas usaha merupakan langkah awal yang krusial agar pelaku UMKM dapat mengakses permodalan, mengikuti tender, serta menjalin kerja sama dengan pihak ketiga secara lebih leluasa.

Salah satu pelaku UMKM binaan, mengaku terbantu dengan adanya program ini. “Sebelumnya saya bingung cara bikin NIB dan promosi produk. Sekarang sudah ada logo dan dibantu daftar NIB, usaha saya jadi lebih percaya diri,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN berharap program pendampingan tidak berhenti hingga masa tugas mereka usai. Mereka optimistis, sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di Desa Lenteng Timur.

Share This Article