In — Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di jalan akses Jembatan Suramadu, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Jumat (3/7/2026) pagi. Insiden maut ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsek Burneh, Iptu Herly, mengonfirmasi bahwa kedua korban tewas merupakan pasangan suami istri asal Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.
”Tragisnya, korban meninggal dunia merupakan pasangan suami istri,” ujar Iptu Herly di lokasi kejadian, Jumat (3/7/2026).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, Ipda Akhmad Jauhari, menjelaskan bahwa kecelakaan beruntun ini melibatkan sebuah bus, mobil Toyota Avanza, kendaraan roda dua (motor korban), serta dua unit truk logistik (termasuk truk boks). Seluruh kendaraan tersebut melaju searah dari Surabaya menuju ke Madura, dengan posisi bus berada di urutan paling belakang.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Jailani, kronologi kejadian bermula saat bus yang membawa rombongan keluarga santri tersebut melaju dan menabrak mobil Avanza di depannya hingga ringsek. Benturan keras itu membuat mobil terdorong dan menghantam sepeda motor yang dikendarai korban hingga hancur.
Laju bus tidak langsung berhenti. Bus terus melaju menabrak truk boks hingga terpental dan terguling, sebelum akhirnya menghantam truk lain di depannya.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan dipicu oleh faktor kelalaian manusia. Sopir bus diduga mengemudi dalam kondisi kelelahan dan mengantuk berat.
”Sopir bus diduga dua hari tidak tidur,” jelas Iptu Herly. Bus tersebut diketahui merupakan bagian dari rombongan yang baru saja kembali dari Kabupaten Situbondo setelah mengantarkan santri dari Kabupaten Sumenep.
Akibat kecelakaan ini, jalur akses Jembatan Suramadu dari arah Surabaya menuju Madura sempat mengalami kemacetan panjang melebihi 500 meter. Proses evakuasi yang dilakukan petugas Satlantas Polres Bangkalan memakan waktu cukup lama karena posisi salah satu korban meninggal sempat terjepit di bawah badan bus, serta adanya material muatan truk yang tumpah ke aspal.
Untuk mengurai kepadatan, polisi sempat menerapkan sistem pengalihan arus lalu lintas dengan menggunakan lajur dari arah sebaliknya. Sementara itu, korban luka-luka, termasuk penumpang dari mobil Avanza, langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan.
