BPRS Bhakti Sumekar Gandeng Bank Muamalat, Perkuat Layanan Digital Syariah di Sumenep

fathorrosy
2 Min Read
Direktur BPRS Bhakti Sumekar Sumenep bersama Direktur Bank Muamalat saat melakukan MoU

In – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar melakukan langkah strategis dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Bank Muamalat Indonesia. Kerja sama yang disaksikan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, pada Rabu (22/10/2025) ini bertujuan memperkuat kolaborasi dan pengembangan layanan digital perbankan syariah di daerah.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan inovasi layanan digital yang modern, aman, dan sesuai prinsip syariah bagi masyarakat Sumenep.

“Kerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia ini merupakan wujud komitmen kami untuk meningkatkan inovasi layanan digital bagi masyarakat Sumenep,” ujar Hairil Fajar kepada Media Center, Kamis (23/10/2025).

Kolaborasi ini mencakup dua inovasi utama yang akan segera diimplementasikan, yaitu QRIS Virtual Account (VA) dan Kartu Debit Co-Branding Visa. Dengan adanya layanan QRIS VA, nasabah BPRS Bhakti Sumekar dapat melakukan transaksi pembayaran real-time dari berbagai aplikasi dompet digital seperti GoPay dan LinkAja, maupun dari bank lain, langsung ke rekening BPRS tanpa perlu membuka rekening baru di Bank Muamalat.

Sementara itu, kartu Debit Co-Branding Visa memungkinkan nasabah untuk bertransaksi baik di dalam maupun luar negeri tanpa terbatas oleh jaringan ATM internal.

“Ini adalah terobosan penting agar layanan BPRS dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” tegas Hairil.

Untuk merealisasikan layanan tersebut, BPRS Bhakti Sumekar saat ini menunggu penyelesaian pengujian dan perizinan PJP Kategori 1 dari Bank Indonesia sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pembayaran digital.

“Kami menargetkan implementasi kedua aplikasi ini dapat digunakan masyarakat pada akhir Oktober atau awal November 2025,” pungkas Hairil.

Kehadiran kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses keuangan syariah yang inklusif, sekaligus memudahkan nasabah dalam melakukan berbagai transaksi keuangan sehari-hari dengan lebih efisien dan aman.

Share This Article