{"id":4906,"date":"2026-09-25T14:22:24","date_gmt":"2026-09-25T07:22:24","guid":{"rendered":"https:\/\/intregritynews.com\/?p=4906"},"modified":"2026-09-25T14:22:25","modified_gmt":"2026-09-25T07:22:25","slug":"pemuda-dungkek-ultimatum-pemerintah-tuntut-korporasi-lalai-ditindak-tegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/intregritynews.com\/pemuda-dungkek-ultimatum-pemerintah-tuntut-korporasi-lalai-ditindak-tegas\/","title":{"rendered":"Pemuda Dungkek Ultimatum Pemerintah, Tuntut Korporasi Lalai Ditindak Tegas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>In \u2013<\/strong> Ratusan batang kayu gelondongan (log) ulin berukuran raksasa eks muatan kapal tongkang dari Kalimantan hingga hari ini masih mengepung perairan dangkal Desa Bicabbi, Kecamatan Dungkek. Lambannya penanganan tersebut memicu protes keras dari elemen pemuda setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perwakilan Pemuda Dungkek, Ahmad Romdan, yang meninjau langsung kondisi pantai, mengecam pembiaran material seberat puluhan ton itu karena telah melumpuhkan total urat nadi perekonomian nelayan tradisional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fakta di lapangan hari ini berbanding terbalik dengan wacana rapat darurat birokrasi. Sebanyak 405 batang kayu raksasa masih berserakan bebas dan merusak belasan armada perahu nelayan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Keabsahan dokumen SVLK dari Kementerian Kehutanan tidak boleh dijadikan tameng bagi korporasi pelayaran untuk lari dari tanggung jawab,&#8221; tegas Ahmad Romdan, Jumat (25\/09\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Romdan menilai insiden ini murni akibat kelalaian standar pengikatan muatan (lashing) kapal di tengah peringatan cuaca buruk BMKG. Merespons krisis tersebut, Pemuda Dungkek melayangkan tiga tuntutan tegas:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pertama<\/strong>, akselerasi evakuasi total. Mereka mendesak BPBD Sumenep dan pemilik kayu segera menurunkan alat berat untuk membersihkan pantai secara total. Nelayan tidak boleh dibiarkan bertaruh nyawa melakukan mitigasi mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kedua<\/strong>, ganti rugi tunai tanpa berbelit. Mereka menuntut agen pelayaran mengganti rugi kerusakan perahu nelayan secara penuh dan tunai, tanpa dijebak lingkaran birokrasi klaim asuransi yang lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ketiga<\/strong>, bantuan logistik darurat. Mereka mendesak Pemkab Sumenep menyalurkan jaminan hidup bagi nelayan terdampak selama masa melaut mereka lumpuh total.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemuda Dungkek menegaskan akan mengawal ketat proses mediasi yang berjalan di Polres Sumenep. Jika hak-hak esensial nelayan lokal diabaikan, para pemuda siap mengambil langkah advokasi yang lebih masif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pesisir Dungkek adalah ruang hidup rakyat, bukan tempat pembuangan akibat kelalaian industri pelayaran. Negara harus tegas mendisiplinkan korporasi,&#8221; pungkas Romdan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>In \u2013 Ratusan batang kayu gelondongan (log) ulin berukuran raksasa eks muatan kapal tongkang dari Kalimantan hingga hari ini masih mengepung perairan dangkal Desa Bicabbi, Kecamatan Dungkek. Lambannya penanganan tersebut memicu protes keras dari elemen pemuda setempat. Perwakilan Pemuda Dungkek, Ahmad Romdan, yang meninjau langsung kondisi pantai, mengecam pembiaran material seberat puluhan ton itu karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":113,"featured_media":4907,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3,1],"tags":[500,1338,501,1101,1336],"class_list":["post-4906","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita","category-lokal","category-terbaru","tag-berita-sumenep","tag-gelondongan-kayu","tag-intregritynews-com","tag-nelayan","tag-pantai-dungkek"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/users\/113"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=4906"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4908,"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/posts\/4906\/revisions\/4908"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/media\/4907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=4906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=4906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/intregritynews.com\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=4906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}