Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, Sekda Sumenep: Ajang Promosi Potensi Daerah

fathorrosy
2 Min Read
Sekda Sumenep bersama jajaran tampak mengunjungi salah satu stan UMKM di acara Madura Night Vaganza 2026

In — Pemerintah Kabupaten Sumenep secara resmi membuka gelaran Madura Night Vaganza (MNV) di GOR A. Yani Pangligur, Rabu (26/8/2026) malam. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra menegaskan bahwa kegiatan tahunan ini tidak hanya dirancang sebagai ajang hiburan semata, melainkan juga sebagai media strategis untuk mempromosikan beragam potensi unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Agus menjelaskan bahwa MNV melibatkan kolaborasi lintas elemen, mulai dari perangkat daerah, BUMN, BUMD, hingga pelaku usaha, ekonomi kreatif, dan masyarakat luas. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas ruang promosi bagi produk lokal serta kreativitas masyarakat Sumenep.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep di MNV melibatkan pula pelaku usaha, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat yang menampilkan berbagai produk dan kreativitasnya,” ujar Agus di sela-sela pembukaan acara.

Agus menyebut, MNV menjadi momentum strategis dalam mengenalkan potensi budaya, kuliner, UMKM, hingga produk ekonomi kreatif khas Sumenep ke khalayak yang lebih luas. Kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka akses pasar bagi para pelaku usaha lokal.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha untuk mengembangkan potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif. Madura harus bisa semakin dikenal,” tegasnya.

Lebih jauh, Sekda menekankan bahwa MNV juga menjadi wahana memperkuat kebersamaan dan semangat kolektif masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan tanpa kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen, mulai dari masyarakat, komunitas, generasi muda, hingga pelaku usaha.

“Kabupaten Sumenep maju tentu saja membutuhkan dukungan seluruh elemen di daerah, baik masyarakat, pelaku usaha, komunitas, generasi muda, serta berbagai elemen lainnya,” pungkas Agus Dwi Saputra.

Dengan melibatkan beragam unsur, pemerintah optimistis MNV akan memberikan dampak positif bagi perekonomian sekaligus memperkokoh identitas Sumenep sebagai daerah yang kaya akan potensi budaya dan ekonomi kreatif.

Share This Article