PKPT IPNU-IPPNU UPI Sumenep Resmi Dilantik, Sinergikan Potensi Jawab Tantangan Zaman

alibanunkalim
3 Min Read
Foto Prosesi PKPT IPNU-IPPNU UPI Sumenep 2026 di Aula DPMD.

In — Pengurus Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Universitas PGRI (UPI) Sumenep Masa Khidmat 2026-2027 resmi dilantik pada Rabu (19/8/2026) di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep.

Turut hadir di acara tersebut Kepala Dinas DPMD Sumenep melalui perwakilannya, PC IPNU-IPPNU Sumenep, Jajaran Pembina, Delegasi OKP, dan Anggota PKPT IPNU-IPPNU UPI Sumenep. Pelantikan yang mengusung tema “Merawat Jati Diri, Menjaga Cahaya Peradaban” ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dalam rangkaian kegiatannya.

Ketua PKPT IPNU UPI Sumenep, Khairur Rofiq, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan penanda dimulainya amanah dan tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan pelajar Nahdlatul Ulama di lingkungan kampus.

“Momentum pelantikan ini kita rangkai dengan semangat besar yang menjadi arah gerak kita bersama, yaitu pelajar yang cakap literasi digital, kritis dalam berpikir, dan kreatif dalam berkarya,” ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa tantangan zaman harus dijawab bersama. Menurutnya, medan perjuangan hari ini tidak lagi hanya berada di ruang-ruang diskusi konvensional, tetapi juga meluas ke ruang digital yang menuntut kesiapan, kecakapan, dan kearifan.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran PKPT bukan untuk menjadi pelengkap organisasi maupun pesaing bagi organisasi lain, melainkan sebagai ruang kolaborasi yang inklusif untuk menjaga dan mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Pembina PKPT IPNU UPI Sumenep, Muhamamd Romli, mengingatkan pentingnya peningkatan literasi di kalangan pelajar. Menurutnya, besar kecilnya sebuah kampus pada dasarnya lahir dari kualitas mahasiswanya, bukan sekadar dari nama besar institusi.

“Kita sebagai pelajar harus tingkatkan literasi. Dulu kampus itu besar karena mahasiswanya. Sekarang banyak mahasiswa yang ingin besar di kampus yang besar, padahal kampus yang besar itu lahir dari mahasiswa yang berkualitas,” tuturnya.

Narasumber H. Ibnu Hajar menyampaikan analogi mengenai peran PKPT IPNU-IPPNU sebagai kawah candradimuka pertama bagi kader Nahdlatul Ulama, sekaligus ruang yang menampung beragam potensi dan karakter anggotanya.

“PKPT IPNU-IPPNU adalah kawah candradimuka pertama Nahdlatul Ulama. PKPT IPNU-IPPNU adalah kebun binatang yang diisi banyak spesies, ada harimau, ada juga burung. Jika ia harimau, asahlah taring dan cakarnya hingga aumannya menggetarkan dunia. Jika ia burung, latihlah paruhnya hingga kicaunya menjadi kidung yang menggetarkan jiwa. Beri mereka ruang untuk terbang, dan jangan sekali-kali mematahkan sayapnya,” pesannya.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru masa khidmat 2026-2027, PKPT IPNU-IPPNU UPI Sumenep diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan diri sekaligus ruang kolaborasi bagi pelajar NU di lingkungan kampus, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman digital yang menuntut kecakapan literasi, daya kritis, dan kreativitas.

Share This Article