Griya Sehat LKNU Sumenep Resmi Beroperasi, Siap Jadi Solusi Kesehatan bagi Masyarakat

fathorrosy
2 Min Read
Gunting Pita oleh Ketua PCNU Sumenep bersama Forkopimda, menandai diresmikannya Griya Sehat LKNU

In – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Sumenep resmi meluncurkan Griya Sehat pada Kamis (16/7/2026). Fasilitas kesehatan baru ini berlokasi di Jalan Tronujoyo, Gedungan, Batuan, Sumenep, tepat di depan kantor PCNU Sumenep.

Peluncuran Griya Sehat dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Bupati Sumenep yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dedi Falahuddin. Acara tersebut juga dihadiri Ketua PCNU Sumenep, perwakilan Polres dan Kodim, Kepala Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Ketua MWC se-Sumenep, serta berbagai lembaga dan banom PCNU Sumenep. Selain itu, tampak hadir pula perwakilan dari DLH, DPRD, DPMD, DKPP, DPMPTSP, Perikanan, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua LKNU Sumenep, Muthar, menyampaikan bahwa launching Griya Sehat merupakan program utama di awal masa kepengurusannya. Menurutnya, dengan hadirnya Griya Sehat, pihaknya berharap dapat membudayakan hidup sehat bagi warga Nahdliyin dan masyarakat Sumenep pada umumnya.

“Griya Sehat akan menjadi solusi bagi masyarakat. Selain pengobatan medis atau aktivitas kesehatan konvensional, kami juga mengedepankan pengobatan Thibbun Nabawi yang meliputi bekam, ghurah, agrokultur, dan terapi lainnya,” ujar Muthar.

Ia juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Ketua PCNU Sumenep sehingga Griya Sehat dapat berdiri dan beroperasi.

Sementara itu, Dedi Falahuddin yang mewakili Bupati Sumenep menyampaikan apresiasi atas dibukanya Griya Sehat LKNU sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menyehatkan masyarakat Sumenep. Ia mengingatkan bahwa dalam Islam terdapat tokoh legendaris bidang kesehatan, yaitu Ibnu Sina, yang menjadi ikon peradaban dunia di bidang kesehatan.

“Tentu hal ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi umat muslim hingga saat ini,” ujar Dedi.

Dirinya juga berharap ke depan NU Sumenep dapat memiliki rumah sakit sendiri sehingga banyak santri yang berkontribusi menjadi tenaga kesehatan, baik sebagai dokter maupun perawat.

“Semoga dengan dibukanya Griya Sehat mampu membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Sumenep,” pungkasnya.

Share This Article