In – Menyambut arus mudik Idul Fitri 2026, Gerakan Pramuka melalui Dewan Kerja Cabang (DKC) Sumenep kembali menggelar kegiatan Karya Bakti Lebaran. Kegiatan tahunan yang dipusatkan di Pelabuhan Kalianget ini resmi dimulai sejak H-7 Lebaran atau Jumat (13/3/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan berbagai unsur kepramukaan, antara lain Brigade Penolong 13.29, Gugus Depan (Gudep) Perti, serta sejumlah Satuan Karya (Saka) Pramuka. Mereka diterjunkan untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik yang akan menyeberang ke wilayah kepulauan maupun sebaliknya.
Para relawan Pramuka tampak sigap membantu kelancaran aktivitas di pelabuhan. Mulai dari memberikan informasi terkait jadwal pelayaran, membantu membawakan barang bawaan penumpang, hingga turut serta mengatur antrean agar tercipta suasana mudik yang lebih tertib, aman, dan nyaman.
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pramuka terhadap masyarakat. “Ini adalah agenda rutin kami setiap tahun. Kami ingin hadir dan memberikan kontribusi positif agar perjalanan mudik masyarakat bisa berjalan lancar,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Kesuksesan kegiatan ini juga tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi bersama PT Sumekar (Perseroda) selaku operator transportasi laut di wilayah kepulauan Sumenep. Kerja sama antara organisasi kepemudaan dan pihak penyedia layanan transportasi ini dinilai sebagai bentuk nyata kolaborasi untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kehadiran seragam coklat khas Pramuka di tengah hiruk pikuk Pelabuhan Kalianget pun mendapat apresiasi positif dari para pemudik. Banyak di antara mereka yang mengaku terbantu dengan adanya para relawan yang sigap memberikan informasi dan bantuan.
“Alhamdulillah, sangat terbantu. Dari turun dari kendaraan sampai naik kapal, ada yang membantu bawaan dan memberi tahu jalurnya. Terima kasih adik-adik Pramuka,” ujar salah seorang pemudik asal Pulau Sapudi.
Kegiatan Karya Bakti Lebaran Idul Fitri 2026 ini direncanakan akan berlangsung hingga H-1 Lebaran, atau tepatnya sampai dengan 17 Maret 2026. Diharapkan, kehadiran Pramuka tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi kelancaran mudik, tetapi juga mampu memperkuat nilai-nilai pengabdian, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi jiwa dalam Gerakan Pramuka.
