In – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menggelar program mudik gratis bagi warga asal daerah setempat yang merantau di Jakarta dan sekitarnya. Program ini disiapkan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, khususu bagi para perantau yang ingin pulang kampung namun terkendala biaya transportasi.
“Program mudik gratis ini adalah wujud perhatian pemerintah kepada warga Sumenep yang merantau dan ingin berkumpul kembali dengan keluarganya di kampung halaman saat Lebaran,” ujar Fauzi di Sumenep, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, pemberangkatan rombongan mudik gratis direncanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 05.30 WIB. Titik kumpul keberangkatan dipusatkan di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, dengan tujuan akhir Pendopo Keraton Sumenep.
Bupati mengimbau kepada seluruh warga Sumenep di perantauan yang berminat untuk segera melakukan pendaftaran. Pendaftaran dibuka secara daring melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep dengan melampirkan kartu identitas diri.
“Silakan daftar mulai sekarang. Program ini benar-benar gratis, tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.
Fauzi menambahkan, latar belakang program ini adalah untuk membantu meringankan beban para perantau, mengingat biaya transportasi saat musim mudik cenderung melonjak.
“Tak jarang ada perantau yang berniat pulang, namun urung karena biaya mahal. Akhirnya mereka tidak bisa bertemu sanak saudara. Karena itu kami hadirkan program ini,” ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya mudik gratis, warga Sumenep di Jakarta bisa merayakan Idul Fitri di kampung halaman bersama keluarga besar tanpa dibayangi biaya perjalanan.
Terkait armada, Bupati menyebut jumlah bus yang disiapkan akan menyesuaikan dengan jumlah pendaftar. “Tahun lalu kita operasikan enam bus. Bisa jadi tahun ini lebih, karena kuota armada akan kami sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.
