Siapa yang Akan Menduduki Sekda Sumenep? “Sang Pembawa Tongkat” vs “Penunggang Kuda Terbang”

fathorrosy
2 Min Read
Abdul Mahmud (Pengamat Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi)

In — Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep semakin memanas.

Situasi ini mencuat setelah muncul kabar mundurnya salah satu kandidat yang sebelumnya digadang-gadang memiliki peluang besar terpilih pada tahap akhir seleksi

Selain itu, tidak lolosnya salah satu figur yang dinilai memiliki latar belakang kuat dan menjadi harapan sebagian masyarakat Sumenep turut menambah dinamika proses seleksi tersebut.

Pengamat kebijakan publik dan reformasi birokrasi, Abdul Mahmud, menyebut kondisi seleksi Sekda Sumenep saat ini sebagai “adu mekanik sosok calon Sekda antara pembawa tongkat dan tasbih versus kuda terbang”.

Menurut Abdul, istilah tersebut menggambarkan persaingan figur-figur kuat yang memiliki karakter, pengalaman, serta jejaring yang berbeda dalam perebutan posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Ia menilai, Mohammad Iksan sebagai salah satu figur yang diibaratkan pembawa tongkat dan tasbih, memiliki optimisme besar untuk melaju hingga tahap akhir seleksi.

Namun, dinamika persaingan disebut semakin ketat setelah munculnya Agus Dwi Syahputra yang dinilai telah “menaiki kuda terbang” untuk mengambil alih peluang tersebut.

Abdul menambahkan, mundurnya Arif Firmanto serta tidak lolosnya Eric Susanto tidak perlu disikapi secara berlebihan. Menurutnya, dinamika seperti itu merupakan hal yang lumrah dalam proses seleksi jabatan struktural.

“Hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme seleksi pejabat yang biasa terjadi. Jadi bukan sesuatu yang baru dalam proses pengisian jabatan strategis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul menilai, persaingan saat ini mengarah pada figur yang mampu memadukan kekuatan kepemimpinan, spiritualitas, serta jejaring lintas pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Ia menyebut, peluang saat ini mengerucut pada siapa yang mampu menggabungkan peran pembawa tongkat dan tasbih serta kuda terbang, yang dinilai sama-sama dimiliki oleh Mohammad Iksan maupun Agus Dwi Syahputra.

Sementara itu, sesuai mekanisme seleksi terbuka jabatan Sekda, panitia seleksi akan menyerahkan tiga nama kandidat terbaik kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk kemudian menentukan satu nama yang akan ditetapkan sebagai Sekda definitif.

Share This Article