In – Momentum Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep pada tahun 2025 diharapkan menjadi perekat kebersamaan seluruh masyarakat untuk merawat daerah atau “Ngopeni Songennep”. Seruan ini disampaikan oleh Kepala Bappeda sekaligus Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN. Eng.
Menurut Arif Firmanto, tema “Ngopeni Songennep” yang diusung tahun ini bukanlah sekadar slogan. Lebih dari itu, tema ini adalah pengingat bagi semua elemen untuk bersatu dan bergotong royong membangun Kabupaten Sumenep tercinta.
“Ngopeni Songennep bukan sekadar jargon semata. Ini adalah penguat dan pengingat bagi seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai, kearifan, spirit, dan kebudayaan warisan leluhur kita,” tegasnya.
Sebagai daerah yang kaya akan sejarah panjang, Sumenep berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi, budaya, dan semangat dalam membangun wilayah di ujung timur Pulau Madura ini.
Guna mewujudkan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep aktif mendorong keterlibatan berbagai stakeholder dan elemen masyarakat dalam setiap program pembangunan yang berkelanjutan.
“Semua ini kami lakukan dengan satu tekad: memajukan pembangunan di Sumenep. Keterlibatan berbagai pihak ini adalah bukti komitmen kami untuk mendorong perencanaan pembangunan dalam bingkai pentahelix,” jelas Arif.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Sumenep ke-756 di tahun 2025, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan. Beberapa di antaranya adalah Prosesi Arya Wiraraja yang digelar di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.
Turut memeriahkan, peluncuran logo Hari Jadi Sumenep ke-757, serta berbagai acara dan festival budaya yang berlangsung sepanjang bulan Oktober di kota paling timur Pulau Madura tersebut.
