Bappeda Sumenep Pacu 49 Sekolah Wujudkan Standar Ramah Anak, Siap Lamar KLA Nindya 2025

fathorrosy
2 Min Read
Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., (Kepala Bappeda Sumenep)

In – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi Standarisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) untuk tahun 2025. Sosialisasi ini secara resmi melibatkan 49 lembaga pendidikan dari berbagai jenjang, mencakup PAUD, TK, SD, SMP, madrasah, hingga SMK.

Dalam implementasinya, setiap satuan pendidikan akan didampingi langsung oleh Fasilitator Daerah (Fasda) SRA. Peran Fasda dinilai krusial untuk memperkuat pemahaman teknis dan memastikan penerapan standar SRA di lingkungan sekolah berjalan optimal.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial belaka. Ia menyatakan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk mendorong transformasi budaya belajar yang benar-benar berpihak pada kepentingan anak.

“Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Madya yang kita raih tahun lalu bukanlah titik akhir. Justru, itu adalah awal dari komitmen baru. Target kita pada tahun depan adalah meraih KLA Nindya,” tegas Arif pada Selasa (30/9/25).

Pencapaian target KLA Nindya tersebut, menurutnya, menuntut penerapan standar sekolah ramah anak secara konsisten. Tujuannya jelas, agar anak-anak di Sumenep dapat menimba ilmu dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif.

Lebih jauh, Arif menekankan bahwa SRA bukan hanya soal memenuhi administrasi. Ini adalah instrumen strategis untuk mengubah pola interaksi dan sistem pendidikan di sekolah secara menyeluruh.

“Mulai dari penataan ruang kelas yang mendukung kenyamanan anak, membangun komunikasi yang sehat antara guru dan murid, hingga menguatkan keterlibatan orang tua dan masyarakat. Semuanya harus berjalan selaras dengan prinsip perlindungan anak,” paparnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga menunjukkan komitmen kuat dan kolaborasi lintas sektor di Sumenep. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Pendidikan Sumenep, Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, menandakan keseriusan bersama dalam mewujudkan pendidikan yang ramah bagi anak.

Share This Article