In – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memastikan seluruh calon siswa Sekolah Rakyat dinyatakan sehat sebelum memulai tahun ajaran baru. Pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi syarat wajib pendaftaran sekaligus langkah antisipasi dini terhadap gangguan kesehatan pada anak.
Kegiatan pemeriksaan yang difasilitasi Dinkes tersebut berjalan lancar dengan hasil mayoritas siswa dalam kondisi fisik yang baik. Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, menegaskan tidak ditemukan masalah kesehatan serius pada para peserta didik.
“Prosesnya sudah terlaksana dengan baik. InsyaAllah, seluruh siswa dinyatakan sehat,” ujar Ellya, Selasa (30/09/2025).
Layanan kesehatan bagi siswa tidak berhenti hanya pada momen penerimaan peserta didik baru. Dinkes P2KB telah menyiapkan program pemeriksaan kesehatan berkala bekerja sama dengan Puskesmas setempat, dalam hal ini Puskesmas Batuan yang membina wilayah Sekolah Rakyat Sumenep.
Secara teknis, pemantauan kesehatan akan dilakukan dua kali dalam setahun. Jadwalnya biasanya di awal tahun ajaran sekitar Agustus, dan diulang menjelang akhir tahun pembelajaran pada Juni atau Juli. Pola ini bertujuan memastikan pemantauan kondisi kesehatan siswa berjalan berkesinambungan.
Cakupan pemeriksaannya pun bersifat komprehensif. Tidak hanya kondisi kesehatan umum, screening juga meliputi fungsi indra seperti penglihatan dan pendengaran, serta skrining penyakit menular.
Penekanan pemeriksaan juga disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD, fokus lebih diarahkan pada pemeriksaan fungsi indra. Sementara di jenjang SMP, perhatian khusus diberikan pada deteksi dini anemia.
Melalui program ini, diharapkan kesehatan siswa dapat terjaga sehingga proses belajar mengajar berlangsung optimal. Pemeriksaan sejak dini juga dinilai krusial untuk mencegah potensi penyakit yang mungkin berkembang di masa depan.
“Nanti kita sasar semua aspek, termasuk pemeriksaan indra dan penyakit menular. Pemeriksaan akan kita lakukan secara holistik dan menyeluruh untuk semua siswa,” pungkas Ellya.
