4 Perguruan Tinggi Berbondong-Bondong Menempatkan Mahasiswanya ke Desa Padike untuk KKN Kolaboratif

alibanunkalim
3 Min Read
Foto penyerahan KKN Kolaboratif ke Pemdes Padikeh

In — Sebanyak 15 mahasiswa dari empat perguruan tinggi resmi ditempatkan di Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Antar Perguruan Tinggi Tahun 2026 selama 42 hari, mulai Senin (13/07/2026).

Kegiatan diawali dengan prosesi pelepasan di Balai Kecamatan Talango yang dihadiri jajaran Pemerintah Kecamatan Talango, perwakilan LPPM UIN Madura, dosen pembimbing lapangan (DPL), tokoh masyarakat dan agama, serta seluruh peserta KKN Kolaboratif Kecamatan Talango.

Para mahasiswa yang akan ditempatkan di Padike berasal dari UIN Madura (6 orang), UIN Sunan Ampel Surabaya (5 orang), Universitas Annuqayah (2 orang), dan Universitas Islam Madura (2 orang).

Perwakilan LPPM UIN Madura, Dr. Syukron Affani, M.S.I., secara simbolis melepas mahasiswa kepada Pemerintah Kecamatan Talango. Ia menekankan bahwa KKN bukan sekadar program akademik, tetapi sarana mengimplementasikan ilmu sekaligus belajar hidup berdampingan dengan masyarakat.

“Kehadiran mahasiswa di Kecamatan Talango bukan hanya untuk melaksanakan program kerja, tetapi juga belajar bersosialisasi dan menjadi bagian dari masyarakat. Jagalah nama baik almamater, hormati adat istiadat setempat, serta bangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” pesannya.

Ia menyebut Kecamatan Talango memiliki julukan “The Pearl of Sumenep” dan merupakan wilayah yang terus berkembang, sehingga diharapkan mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata melalui program pemberdayaan masyarakat.

Perwakilan Camat Talango, Budi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan perguruan tinggi yang menjadikan Kecamatan Talango sebagai lokasi KKN Kolaboratif. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menjaga sikap, etika, moral, dan nilai-nilai keagamaan selama di tengah masyarakat.

Rangkaian di tingkat kecamatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ahmad Fawaid, M.Pd.I, dilanjutkan sesi dokumentasi.

Usai prosesi kecamatan, 15 mahasiswa KKN Desa Padike bersama DPL menuju Balai Desa Padike untuk serah terima kepada Pemerintah Desa Padike. Penyerahan dilakukan DPL , Ahmad Imam Khairi, M.Pd., kepada Kepala Desa Padike, Hj. Syafaatun Nuriyah.

Imam Khairi menitipkan mahasiswa agar dapat melaksanakan program KKN dengan tanggung jawab dan menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat.

“Kami menitipkan 15 mahasiswa kepada Pemerintah Desa Padike. Semoga mereka dapat belajar bersama masyarakat, melaksanakan program kerja dengan baik, serta memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi desa,” ungkapnya.

Kepala Desa Padike, Hj. Syafaatun Nuriyah, menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap mampu mendukung program pembangunan desa melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

“Kami menerima mahasiswa dengan senang hati dan berharap kehadiran mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Padike. Kami ajak mahasiswa menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat agar setiap program berjalan lancar,” tuturnya.

Setelah serah terima, mahasiswa menuju posko masing-masing untuk mempersiapkan program kerja selama 42 hari ke depan. Kegiatan ini mengusung semangat “KKN Kolaboratif 2026: Bersinergi, Berkolaborasi, Berdampak” sebagai landasan membangun kerja sama harmonis demi manfaat nyata bagi Desa Padike.

Share This Article